Video Klip Suwe Ora Jamu
Suwe Ora Jamu di Spotify
Lagu ini berjudul Suwe Ora Jamu, dalam bahasa inggris judul lagu ini saya mengartikannya “Long Time No Drink Herbal”. Kamu bisa mengunduh backing track atau minus one lagu ini pada tautan ini : Backing Track Suwe Ora Jamu.
Analisis musik tentang lagu Suwe Ora Jamu oleh Daniel Siregar.
Suwe Ora Jamu adalah lagu berdurasi 1 menit dan 29 detik panjangnya. Ini ada di kunci dari C utama dan tanda biramanya adalah 4 ketukan per ukuran. Kekerasan adalah -11.67 db dan tempo ada di sekitar 194.13 bpm.
Ketepatan: 84% – Track adalah akustik
Danceability: 45% – Lagu ini tidak baik untuk menari
Instrumentalitas: 95% – Kemungkinan adalah instrumental
Energi: 48% – Jalur berada di sisi mellow
Speechiness 27% – Mungkin tidak mengandung berbicara
Kelangsungan hidup: 32% – Lagu direkam di studio (tidak hidup)
Valensi: 50% – Vibe senang, ceria, dan/atau euforia
Dengarkan Suwe Ora Jamu di Spotify

Rilis Suwe Ora Jamu
Suwe Ora Jamu adalah sebuah lagu daerah yang berasal dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Lagu Suwe Ora Jamu merupakan jenis lagu dolanan (Permainan/Mainan) yang kerap dinyanyikan anak-anak pada pembelajaran Bahasa Jawa. Suwe Ora Jamu adalah lagu daerah Jawa yang diciptakan oleh R.C. Hardjosubroto, seorang seniman karawitan dan tembang dari Kulon Progo, Yogyakarta, yang menciptakan lagu ini sekitar tahun 1970-an. Lirik lagu menggunakan bahasa Jawa ragam ngoko serta rima berpeluk. Suwe ora Jamu berarti “sudah lama tidak minum jamu”. Lagu ini digunakan sebagai pengiring tarian anak-anak. Liriknya mengisahkan pertemuan kembali antara dua orang yang sudah lama tidak bertemu, namun pertemuan tersebut berakhir dengan kekecewaan.
| Lirik asli (bahasa Jawa) | Terjemahan bahasa Indonesia |
| Suwé ora jamu Jamu godhong téla, Suwé ora ketemu Ketemu pisan gawé gela. | Lama tidak minum jamu Jamu daun ketela, Lama tidak bertemu Sekali bertemu membuat kecewa. |
Liriknya menggambarkan pertemuan yang dinanti setelah lama berpisah, namun akhirnya mengecewakan atau tidak sesuai harapan (“ketemu pisan gawe gelo”). Lagu ini sering digunakan untuk mengungkapkan nostalgia dan realitas sosial.

Berikut adalah makna mendalam dari lagu “Suwe Ora Jamu” :
· Kerinduan dan Nostalgia: Menggambarkan perasaan rindu mendalam antara dua orang atau teman lama yang tidak bertemu dalam waktu lama.
· Kekecewaan Pertemuan: Pertemuan yang diharapkan membahagiakan, ternyata malah menimbulkan kekecewaan atau “beban di hati”.
· Realitas Kehidupan: Mengajarkan bahwa tidak semua yang dinanti-nantikan akan berakhir bahagia, mengajarkan tentang kedewasaan dalam menerima situasi.
· Makna Kiasan: Jamu (daun telo/ubi) sering diartikan sebagai kiasan untuk sesuatu yang kuno atau pengalaman lama yang kembali muncul.
Meskipun liriknya mengandung kekecewaan, lagu ini sering dinyanyikan dengan nada riang, mencerminkan kompleksitas perasaan dalam menyambung tali persaudaraan, khususnya dengan keluarga dan kerabat.
Contoh tersebut adalah mengunjungi orang tua, kerabat, atau teman, memberikan salam, atau membantu mereka yang membutuhkan.
Catatan Tambahan :
Kompleksitas a kerumitan; keruwetan: Kompleksitas adalah keadaan kerumitan atau keruwetan yang timbul dari banyaknya bagian atau komponen yang saling berhubungan dan berinteraksi dalam suatu sistem atau hal, menghasilkan perilaku yang sulit dipahami atau diprediksi secara sederhana, seringkali muncul dari interaksi lokal antar komponen yang melampaui jumlah bagiannya, seperti dalam sistem sosial, proyek, atau algoritma komputer (kompleksitas waktu/ruang).
Sampul Lagu Suwe Ora Jamu di Album Angklung Instrumental

Perangkat rekaman yang aku gunakan di dalam lagu Suwe Ora Jamu, sebuah Angklung Sarinande dibuat oleh Angklung Saung Udjo, Bandung, Jawa Barat, dan versi Adobe Audition untuk tahun 2024.
Dapat diputar di Spotify, Apple Music, YouTube Music

