Video Klip Joy to the World
Joy to the World di Spotify
Lagu ini berjudul Joy to the World, dalam bahasa indonesia judul lagu ini saya mengartikannya “Hai Dunia Gembiralah”. Perangkat rekaman yang aku gunakan di dalam lagu Joy to the World, sebuah Gitar Ibanez PGM-30 berwarna Putih Buatan Jepang, Efek Gitar Line 6 POD XT Live, dan Aplikasi Adobe Audition 2.
Analisis musik tentang lagu Joy to the World oleh Daniel Siregar.
Joy to the World adalah lagu berdurasi 2 menit dan 57 detik panjangnya. Ini ada di kunci dari G utama dan tanda biramanya adalah 4 ketukan per ukuran. Kekerasan adalah -10.11 db dan tempo ada di sekitar 72.43 bpm.
Akustik: 0% – Track tidak akustik
Danceability: 34% – Lagu ini tidak baik untuk menari
Instrumentalitas: 87% – Kemungkinan adalah instrumental
Energi: 65% – Track adalah energik
Speechiness 3% – Mungkin tidak mengandung berbicara
Keaktifan: 14% – Lagu direkam di studio (tidak hidup)
Valensi: 28% – Vibe sedih, depresi, dan/atau marah
Dengarkan Joy to the World di Spotify

Rilis Joy to the World
Lagu “Hai Dunia, Gembiralah” (Joy to the World) bermakna ajakan sukacita universal atas kelahiran Yesus Kristus sebagai Raja dan Juru Selamat yang membawa damai, pemulihan, serta pembebasan dari dosa. Lagu ini menekankan tema kemenangan, harapan, dan sukacita kekal bagi seluruh umat manusia dan alam semesta.
Berikut adalah poin-poin penting makna dari lagu tersebut :
· Ajakan Bersukacita: Mengajak seluruh dunia—manusia dan alam—untuk bergembira dan menyambut Raja Damai yang telah datang.
· Kelahiran Sang Raja: Fokus pada perayaan Natal yang memperingati kedatangan Yesus ke dunia.
· Pembebasan dari Dosa: Melambangkan harapan bahwa dunia tidak lagi dibelenggu dosa, melainkan dipenuhi berkat dan kasih Tuhan.
· Persiapan Hati: Mengajak setiap orang untuk membuka hati dan memberikan ruang bagi kehadiran ilahi.
· Kidung Pujian: Lagu ini didasarkan pada interpretasi Mazmur 98 dan Mazmur 96, yang merupakan nyanyian pujian dan sorak-sorai.
Secara keseluruhan, lagu ini menciptakan nuansa kemenangan dan harapan yang mendalam akan kasih Tuhan di tengah dunia.
“Hai Dunia, Gembiralah” (Joy to the World) adalah kidung Natal populer yang liriknya ditulis oleh Isaac Watts pada 1719, terinspirasi dari Mazmur 98. Melodinya diaransemen oleh Lowell Mason pada 1848, sering dikaitkan dengan komposisi “”Antioch” oleh Georg Friedrich Händel”. Lagu ini merayakan kelahiran Yesus sebagai Raja dan penebus.
· Pencipta Syair: Isaac Watts (1719).
· Komposer/Aransemen Musik: Lowell Mason (berdasarkan melodi Handel “Antioch”).
· Makna: Mengajak dunia bersukacita menyambut kedatangan Raja, sesuai interpretasi Mazmur 98 dan 96.
· Kidung Jemaat: Dikenal dalam buku lagu gereja di Indonesia sebagai KJ 119.
“Joy to the World” yang dalam versi bahasa Indonesia berjudul “Hai Dunia, Gembiralah” atau “Alam Raya Karya Bapa” adalah sebuah kidung Natal yang terkenal di seluruh dunia. Diciptakan oleh Lowell Mason, berdasarkan aransemen dari melodi lagu “Antioch” karya Georg Friedrich Händel, dengan lirik lagu ditulis oleh Isaac Watts. Lirik kidung tersebut ditulis berdasarkan interpretasi Kristen dari Mazmur 98, Mazmur 96 (ayat 11 dan 12), dan pasal 3 Kitab Kejadian (ayat 17 dan 18).
Pada akhir abad ke-20, lagu tersebut menjadi kidung Natal yang paling banyak dipublikasi di Amerika Utara.
Sampul Lagu Joy to the World

Dapat diputar di Spotify, Apple Music, YouTube Music

